Puluhan peserta tersebut berasal dari berbagai latar belakang dan menunjukkan minat yang besar terhadap dunia tarik suara. Bintang Radio Indonesia menjadi salah satu wadah bagi para talenta muda untuk menunjukkan kemampuan vokal sekaligus mendapatkan kesempatan mengembangkan potensi mereka di bidang musik.
Rangkaian Bintang Radio Indonesia RRI Ambon 2026 diawali dengan tahap audisi yang dilaksanakan pada 3 September 2026. Pada tahap ini, seluruh peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri. Penilaian mencakup kemampuan vokal, teknik bernyanyi, penghayatan lagu, penampilan, serta karakter suara.
Setelah melalui tahap audisi, peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke Putaran 1 yang dilaksanakan pada 8 September 2026. Selanjutnya, kompetisi akan berlanjut ke Putaran 2 pada 16 September 2026. Setiap tahapan menjadi proses seleksi untuk mendapatkan peserta-peserta terbaik yang nantinya akan mewakili RRI Ambon pada tahapan berikutnya.
Kepala LPP RRI Ambon menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, yang ikut ambil bagian dalam Bintang Radio Indonesia. Jumlah pendaftar yang mencapai 72 orang menunjukkan bahwa Maluku, khususnya Kota Ambon, memiliki potensi talenta musik yang patut mendapatkan ruang untuk berkembang.
“Bintang Radio bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan menunjukkan kreativitasnya. Kami berharap dari audisi ini akan lahir talenta-talenta terbaik yang mampu membawa nama Ambon dan Maluku ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Setelah seluruh tahapan seleksi di tingkat RRI Ambon selesai, peserta terbaik selanjutnya akan mengikuti seleksi tingkat Korwil. Tahapan ini menjadi kesempatan bagi talenta terbaik dari RRI Ambon untuk bersaing dan mendapatkan peluang melanjutkan ke tahapan Bintang Radio Indonesia berikutnya.
Pelaksanaan Bintang Radio Indonesia RRI Ambon 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan RRI Fest Tahun 2026. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda Maluku untuk mengembangkan bakat, kreativitas dan kecintaan terhadap seni musik.